MALTESE
Anjing dengan Intelegensi Tinggi
Menurut sejarah, anjing jenis Maltese adalah anjing yang digambarkan oleh filsuf Yunani, Theophratus, sebagai biakan yang berasal dari “Melita”, nama kuno untuk Pulau Malta. Maltese dikembangkan di Itali dengan campuran Miniature Spaniel dan Pudel. Ada pendapat yang mengatakan, bahwa anjing tersebut untuk pertama kalinya dibawa ke Inggris oleh Pejuang Perang Salib (Crusaders) lewat Mediteranea (Laut Tengah).
Maltese langsung populer di kalangan wanita. Kaum hawa senang menggendong anjing mungil ini dan membawanya kemana-mana. Bahkan ada juga yang suka membawanya tidur seranjang. Kepopuleran Maltese tidak berhenti di kalangan perempuan saja, Publius, Gubernur Romawi untuk Pulau Malta, sangat menyukai bahkan cenderung memuja Issa (Artinya: sekarang, Red), Anjing Maltese kesayangannya. Bahkan ia juga sering membuat puisi untuk nya.
Sekarang Maltese menjadi anjing yang sangat dicintai atau bahkan di’puja-puja’ oleh pecinta anjing. Tak heran bila dalam ajang dog show, maltese menjadi anjing yang paling dicari-cari waktu itu.
Maltese adalah anjing kecil berbulu putih yang digolongkan dalam jenis anjing Toy (Toy Group). Seluruh badannya tertutup bulu dari kepala hingga kaki seperti mantel sutra panjang, putih, tebal dan halus. Bulu Maltese lurus, tanpa lapisan dibawahnya, bulunya tidak boleh berombak atau keriting. Nenek moyang biakan ini telah lama diasosiasikan dengan Pulau Malta. Maltese sangat penyayang dan umumnya bisa ’bersahabat’ dengan anjing jenis lain.
Makhluk nan anggun
Maltese memiliki karakter sebagai anjing yang lincah dan suka bermain. Lemah-lembut, penuh cinta dan setia kepada pemiliknya. Satu lagi kelebihannya, Maltese sangat pintar. Mudah diajari berbagai trik jika dia merasa cukup dihargai. Berani dan cepat bereaksi seperti alarm jika ada orang yang mencurigakan.
Maltese bersikap layaknya seorang sahabat bagi manusia, ia juga sangat anggun dan dengan penampilannya itu ia sangat mudah dicintai. Anjing yang masuk kategori miniatur ini bisa hidup berdampingan dengan binatang lain. Ia juga suka bermain di ruang terbuka dan punya kegemaran melompati anjing kecil lainnya.
Ritual mandi juga menjadi keharusan untuk si kecil. Bila anjing jenis ini kurang diperhatikan kadang ia juga bisa bersikap kurang sabar, bahkan suka menggigit anak-anak yang mengabaikannya. Terkadang mereka suka pilih-pilih makanan. Sediakan biskuit kecil dan makanan kering khusus anjing untuk diet teraturnya. Makanan tersebut bisa membantu giginya tetap kuat dan sehat.
Jangan terlalu memanjakan atau terlalu melindungi anjing kecil ini sebab kadang bisa berakibat karakternya menjadi tidak stabil atau menjadi pencemburu terhadap hewan atau orang lain yang datang pada kita.
KARAKTERISTIK MALTESE
Ukuran Maltese :
Tinggi : Jantan 21-25 cm, Betina 20-23 cm
Berat : 3-4 Kg
Masalah Kesehatan :
Beberapa bagian bulunya memiliki kecenderungan terbakar oleh sinar matahari. Masalah kulit, saluran pernafasan, mata dan gigi, serta . Ada pula yang memiliki problem pencernaan. Maltese tidak bermasalah dengan air dingin tapi kurang suka air hangat. Ia juga harus dijauhkan dari area berkondisi lembab.
Latihan
Maltese butuh jalan-jalan setiap hari. Bermain menjadi salah satu latihan yang sangat baik baginya, namun tetap tidak bisa menggantikan fungsi berjalan-jalan. Anjing yang tidak diajak berjalan-jalan tiap hari akan menunjukkan tingkah laku yang bermasalah. Ia menyukai bermain-main di atas sofa dan segala bentuk aktivitas dalam rumah, sejak muda sampai masa tuanya.
Harapan hidup
Sekitar 15 tahun bahkan lebih. Ada yang bisa mencapai umur 18 tahun, yang terpenting jauhkan dari udara lembab.
Perawatan Bulu
Bulu Maltese perlu perawatan dengan cara menyisir dan menyikat bulunya tiap hari. Lakukan itu dengan penuh kelembutan. Bersihkan matanya setiap hari untuk mencegah timbulnya bintik-bintik. Bersihkan janggutnya juga setiap kali habis makan untuk alasan yang sama. Mandikan atau keramasi dengan dry shampoo secara teratur. Pastikan hewan kesayangan anda dalam kondisi benar-benar kering dan hangat setelahnya. Bersihkan telinganya, dan cabutlah rambut yang tumbuh di dalam liang telinga.
R.A.S KENNEL STANDART :
MALTESE BREED STANDART
Karakteristik : Bertemperamen manis dan sangat cerdas
Penampilan umum : Sangat pintar, semangat dan waspada. Sikapnya bebas, tanpa adanya kelembekan.
Kepala dan tengkorak : Dari atas sampai tengah tengkorak (tengah diantara empat bagian telinga) dan atas sampai ujung hidung harus seimbang. Bagian atas harus seimbang. Hidung murni hitam.
Mata : Coklat gelap, dengan garis mata hitam, terpusat di dagu dan tidak membengkak.
Telinga : panjang dan bagus dan menggantung dekat dengan sisi kepala, rambut bercampur dengan bulu bagian bahu.
Mulut : Bertingkat atau seperti gunting.
Leher : Panjang medium terletak bagus di bagian miring bahu.
Kaki depan : Kaki pendek dan lurus. Bahu miring dengan bagus.
Tubuh : Seimbang dan pendek, dengan tulang rusuk yang baik dan punggungnya lurus dari ujung bahu ke ekor.
Kaki belakang : Kakinya pendek dan bergerak dengan seimbang.
Kaki : Bulat dan telapak kaki berwarna hitam.
Ekor : Melengkung dengan baik ke belakang dan berbulu.
Bulu : bentuk bagus dan memanjang tapi tidak menghalangi gerakan, bertekstur sutra, tidak seperti berombak dan lurus. Dan tidak keriting dan tidak berombak di bawah bulunya.
Warna : Murni putih, tapi sedikit tanda lemon tidak dipinalti.
Ukuran : Tidak lebih dari 25,4 cm (10 inci) dari tanah ke atas bahu.
Kesalahan : Mulutnya jelek, melebihi atau di bawah ukuran, ekor gembira, bulu keriting atau berombak, hidung coklat; garis mata warna pink, tidak bersuara.
